Senin, 20 Februari 2012

Friendster Berubah Menjadi Social Gaming


Bagi Anda para social network sejati, pastilah sangat mengenal jejaring sosial yang bernama Friendster.  Friendster ini sangat terkenal di tahun 2003 dan merupakan salah satu jejaring sosial terbanyak penggunanya. Jika kita flashback ke tahun tersebut, Friendster bisa dibilang mendapatkan kejayaan seperti halnya Facebook sekarang ini. Namun Friendster mulai meredup ditahun 2007 karena makin banyaknya jejaring sosial baru yang muncul seperti hanya MySpace ataupun Facebook. 

Pengguna Friendster mulai dari usia sekolah hingga dewasa. Saya pun dulu pengguna aktif hingga akhirnya memutuskan untuk menutup account Friendster saya setelah banyak aktif di Facebook. Pada zaman keemasan Friendster, hampir mirip dengan Facebook jaman sekarang. Akhirnya Friendster di beli sahamnya oleh Malaysia tetapi tetap tidak dapat mengembalikan kejayaannya. Setelah akhirnya Friendster mati tenggelam, karena hadirnya jejaring sosial Facebook, Twitter dan beberapa jejaring sosial lainnya,  sekarang mereka mencoba bangkit kembali tetapi dengan sesuatu yang berbeda.

Friendster zaman dulu
Friendster saat ini

Sekarang ini, Friendster bertransformasi dari jejaring sosial menjadi social gaming. Berbasis di Malaysia, Friendster ingin mencoba kembali dengan menghadirkan situs jejaring sosial game online. taglinenya pun berubah “Living the game” dengan tetap mengandalkan logo smiley.

Tercatat ratusan games tersedia gratis di Friendster yang dapat dimainkan. Sekitar 40 game memang mewajibkan berbayar untuk penggunanya. Sebuah perubahan yang diharapkan dapat mengembalikan masa keemasan Friendster seperti awal tahun 2000an. Ingin mencobanya? Silahkan kunjungi www.friendster.com


 Melihat dari perjalanan Friendster yang bermula dari situs pertemanan hingga akhirnya berubah menjadi situs game online gratis memang sangat mengagetkan. Lalu saya pun berpikir dan bertanya, apakah nanti jejaring sosial saat ini seperti Facebook dan Twitter akan berubah juga menjadi situs lain.

6 komentar:

adeline mengatakan...

ooww.. emang friendster itu dr malaysia ya?? baru tau saya...

jimmy63 mengatakan...

adeline = bukan tadinya punya negara lain trus karena udah mau bangkrut, eh dibeli sama malaysia tapi sayangnya malah beneran gak ada yang minat :D

Nia Tania mengatakan...

hahahha,,,,cucian banget sih malaysia... kapok, rasain lo...

jimmy63 mengatakan...

nia tania = hhahahah bener, dikira bakal untung eh malah rugi :D

JIMMY mengatakan...

wah baru tau nihh..
tapi yaa drpd gak laku jadi social network mending jadi social gaming deh

jimmy63 mengatakan...

jimmy = yap bener social gaming kan gampang lakunya

Posting Komentar

Pengikut

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews