Selasa, 18 Oktober 2011

Keburukan Games untuk Kehidupan


Games memang sangat diperlukan sekali untuk kehidupan, karena selain bisa sebagai sarana hiburan bisa juga untuk tempat bermain uang. Kenapa bisa untuk mencari uang? Ya menurut pengalaman saya waktu dulu masih sering bermain game online, kita bisa memperbagus karakter yang kita buat, baik dari reputasi, sampai dengan equip nya lalu kita jual kepada sesama pemain games online tersebut.
Di balik keuntungan yang terkadang bermanfaat tersebut ternyata games juga sangat banyak sekali keburukannya untuk kehidupan.
Sumber Gambar
Yang pertama Membuat Orang Bodoh.
Tak disangka kalau pernyataan ini justru datang dari tanah airnya video games, yaitu Jepang. Profesor uta Kawashima I Universitas Sendai’s Tokohu menyimpulkan bahwa sound dan vision games Nintendo dapat merusak sebagian otak, walaupun tidak menstimulasi bagian lain. “ kami cemas dengan generasi anak – anak beriutnya yang main video games”, ujar Kawashima.
Sumber Gambar
“kegiatan ini berdampak munculnya kekerasan di masyarakat, anak – anak itu akan berlaku buruk lagi kalau Cuma bermain games dan mogok belajar matematika atau tidak suka membaca.”
Kalau di Indonesia sudah terlihat jelas keburukan games ini karena banyaknya anak – anak sekolah di warnet pada saat jam sekolah atau jam pulang sekolah.
Yang kedua Membuat Orang terisolir.
Dulu pernah terjadi kematian tragis gara – gara games. Shown Woolley, fans berat EverQuest tewas setelah bermain games online. Kini ibu Woolly mengelola Online Gamers Anonymous, yaitu grup berbasis Web untuk orang – orang telah terisolasi dan terbuang akibat games.
Yang ketiga Membuat Orang Ketagihan.
Orang tua, pasangan suami istri, dan sejumlah ilmuwan mengamati fenomena yang disebut “ketagihan video games”. Fenomena ini sering terjadi di kalangan penggemar game berjenis Massive Multiplayer Online RPG (MMORPG) seperti Ragnarog Online, Pangya, RF Online, Perfect World, dan masih banyak yang lainnya saat ini. Mereka menjadi malas untuk berkerja, bersosialisasi dengan teman, bahkan kehilangan nafsu makan.
Sumber Gambar
Pokoknya, yng terpikir di benak mereka hanyalah games, games dan games saja. Baru – baru ini terjadi tiga kasus di asia, diantaranya seperti seorang pemuda yang pingsan di Warnet setelah bermain games online berjam – jam. Psikolog tak tinggal diam melihat fenomena ini, mereka pun beraksi.
Sumber Gambar
Meressa Orzack, dosen fakultas psikolog di Harvard University, mengelola klinik pertama di Amerika yang melayani jasa konsultasi bagi pecandu games. Tempatnya di rumah sakit Mclean.
Sumber Gambar
Yang keempat Menggangu Kesehatan.
Belakangan ini kritik bermunculan seputar controller yang bisa menimbulkan rasa sakit di jari dan tangan. Pada tahun 2002, jurnal kesehatan Inggris mempubilkasikan artikel tentang seorang anak berusia 15 tahun yang mengalami radang jari tangan setelah bermain games consul PlayStation selama tujuh jam non-stop. Dokter menganalisa kalau anak itu menderita “sindrom vibrasi lengan” karena terlalu lama memegang controller.
Yang terakhir Menimbulkan Kekerasan.
Kalau boleh dibilang, ini adalah salah satu alasan terbesar mengapa video games dianggap buruk. Kontoversi ini muncul tahun 1993 ketika senator Joseph Lieberman berkampanye menentang games Mortal Kombat, yaitu sebuah games pertarungan yang penuh dengan adegan kekerasan dan banjir darah. Ia juga menarik penanyangan serial TV anak, Captain Kangaroo.
Sumber Gambar
Menurut Lieberman, orang tua harus berjaga – jaga dengan “wabah penyakit” yang bisa menyerang anak – anak di rumah. Solnya wabah yang satu ini dapat menimbulkan kekerasan. Sejak saat itu, para ahli bedah dan asosiasi psiologi Amerika “tergoda” untuk menhubungkan kekerasan video games dengan kenyataan yang terjadi. Sayang , hasil penelitian itu belum juga ditemukan.
Demikian berbagai keburukan yang ditimbulkan oleh games. Dan menurut saya sendiri games memang diperlukan tetapi sekedar untuk sarana hiburan saja, menurut pembaca sekalian bagaimana?

4 komentar:

Danny Sihombing mengatakan...

komentar perdana gan...

mau nyanggah gan, nggak selamanya game bikin bodoh.. sekarang NASA bikin game buat nemuin adanya calon planet baru seperti bumi, supaya kita bisa pindah... artikelnya ada di sini Manfaat Game Untuk Ilmu Pengetahuan

salam kenal ya, kunjung balik dan follow juga blog saya di cantikalayanti.blogspot.com

jimmy63 mengatakan...

terima kasih kritikannya.. saya belum tau ada games bisa untuk calon planet baru?? coba cek TKP dulu ya..

tipshare mengatakan...

Tergantung juga sih sob, tergantung juga dari permainanya ada juga yang bermanfaat untuk melatih kecerdasan dan ketelitian asal jangan berlebihan dlam bermain games

baca ya artikel saya
http://tipsh4re.blogspot.com/2011/07/bermain-games-yang-bermanfaat.html

kunjungan n follow balasan nih sob, tanks kunjunganya

Obat Sakit 2011 mengatakan...

trims gan
game memang ada sisi negatifnya juga

Poskan Komentar

Pengikut

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews